Menulis Bebas

Pesona Wisata Negeri Karst

Posted on: September 15, 2012

Anda masih berkata bahwa Gunungkidul kering?

Iya memang di beberapa tempat terdapat daerah yang mengalami kekeringan di musim kemarau. Namun sejatinya, Gunungkidul memiliki potensi air yang begitu besar.  Gunungkidul memiliki tujuh sungai bawah tanah, dapat dikatakan Gunungkidul merupakan daratan yang berdiri di  atas aliran sungai. Salah satunya adalah Goa Pindul yang berada di daerah Gunung Kidul, Dusun Gelaran I, Bejiharho, Karangmojo. Goa ini memiliki aliran sungai bawah tanah yang dimanfaatkan sebagai objek wisata.

Teringat akan SMS seorang kakak tingkat yang mengatakan akan ke Karimunjawa saya pengen juga refreshing, namun ternyata hari itu saya harus stand by menyelesaikan key in jadwal kuliah dan praktikum yang ribetnya minta ampun. Jadi lah ke Goa Pindul, yang sama- sama ada airnya (#jauh banget  bedanya). Goa Pindul ini merupakan salah satu objek wisata di desa wisata Bejiharjo. Selain Goa Pindul ada Sungai Oyo yang bisa digunakan untuk rafting dan juga Goa Glatik untuk caving. Nah, paket yang saya ambil adalah paket Cave Tubing Pindul dan Oyo River Tubing.

Cave Tubing Pindul

Untuk menjelajahi Goa Pindul, pengunjung harus menggunakan pelampung dan ban karet. Goa Pindul merupakan goa yang dialiri sungai bawah tanah, sehingga air memenuhi goa dan pelu berenang untuk menyusurinya. Dengar- dengar aktivitas cave tubing ini jarang sekali dimiliki objek wisata, bahkan di dunia karena hanya daerah karst yang memiliki karakteristik goa seperti Pindul.

Kegiatan cave tubing ini tidak memerlukan keahlian khusus. Peralatan yang digunakan hampir sama seperti rafting, dan telah disediakan pihak manajemen wisata. Dalam satu paket, pengunjung mendapatkan fasilitas guide, sepatu, pelampung, ban karet, dan asuransi. Bahkan yang tidak  membawa baju pun bisa menyewa.  Bagi yang pengen tetap terlihat anggun bisa juga pakai rok, tapi tentu saja tetap pakai celana panjang. Goa yang disusuri kira- kira sepanjang 300 meter, dan terbagi menjadi 3 zona yaitu zona terang, zona remang, dan zona gelap abadi. Di zona pertama masih terlihat terang, dan saya mesti bilang “wow!”…stalagtitnya sungguh indah. Ada yang namanya stalagtit tirai, yang uniknya selalu diapit stalagtit berhiaskan kristal. Ada juga stalagtit yang begitu besar dan dinyatakan terbesar ke empat di Indonesia (menurut salah satu sumber). Menuju zona remang, ditemukan banyak kelelawar  (spesies kecil) bergelantungan di langit- langit goa. Bahkan mereka keren sekali bisa membuat lubang- lubang di atap goa dengan gigi- gigi mungil mereka. Bisa dibayangkan bagaimana jika kita menggigit batu kapur kan.

ninechocolates.blogspot.com

Di zona gelap, memang sangat gelap. Disini guide mematikan lampunya, mengajak merenung sejenak. Di kegelapan. Sungguh merasa sangat tak berdaya, dibawah naungan bongkahan batu, diatas aliran air, dalam keadaan gelap gulita. Disinilah pembelajaran, betapa nikmatnya nikmat penglihatan, nikmat ketenangan. Nikmat merasakan keagungan Allah atas rasa aman yang diberikan. Hingga kemudian perjalanan dilanjutkan menuju zona terang kembali. Di bawah goa vertical tepatnya. Disini nampak cahaya, dan bisa berenang- renang. Bisa juga terjun dari dinding goa. Terjun ini sangat recommended untuk dilakukan, bagi saya ibarat membuang semua beban- beban, dibuang ke air. Full main air banget, bahkan niat saya ingin renang baru kesampaian disini.

Oyo River Tubing

antonmahendra.com

Hampir mirip cave tubing, tapi menurut saya agak tidak asik. Karena pas musim kemarau, airnya pun berkurang, jadi arus sungai tidak seberapa. Tantangannya pun tidak ada, paling hanya nyangkut- nyangkut di bebatuan. Akan lebih asik jika berangkatnya ketika musim hujan, saat arusnya cukup deras. Terlepas dari semua itu, menyenangkan juga saat menuju air terjun. Serasa kaya pertapa duduk di bawah air terjun. Karena rutenya cukup panjang, jadi ada jeda bermain- main di air terjun sambil istirahat. Dan ternyata ada tempat terjun yang lebih tinggi. Kalau pernah nonton film Twilight, yah seperti yang dilakukan Sam dan kawan- kawannya, terjun dari tebing yang tinggi ke air. Tapi mungkin tidak cocok bagi yang takut ketinggian.

Perjalanan berikutnya dilanjutkan menggunakan perahu karet. Sambil mendayung diatas sungai yang tenang, terasa seperti melintasi sungai Seine (serasa pernah kesana aja..). Bedanya disini kanan kiri sungai adalah bebatuan yang seakan membentuk lukisan, cantik sekali. Bebatuan ini dilukis oleh alam, jarang- jarang sekali menemukan sungai seperti ini, karena tidak banyak sungai di daerah karst.

Selain dua paket wisata itu, masih ada lagi caving di Goa Glatik. Sekilas tentang caving ini, yaitu menyusuri goa yang panjangnya sekitar 15 m dengan banyak rintangan. Melihat- lihat di galeri foto, menyusuri goa ini garus ekstra hati- hati, sampai jalan jongkok dan tiarap. Mungkin lain kali perlu dicoba. Ada juga paket yang belum dibuka, menyusuri goa bawah tanah. Kata pemandunya sih sekali masuk goa ini harus bisa keluar, atau terjebak selamanya didalam! Seram juga kedengarannya. Ini karena celah goa yang hanya muat satu orang dan tidak bisa untuk memutar badan, jadilah bisa masuk harus bisa keluar.

Bagi yang ingin berlibur, tempat ini recommended sekali. Dengan harga yang murah bisa bermain- main seharian dengan berbagai pilihan paket yang harganya 30- 50 ribu per orang. Aksesnya pun tidak terlalu ribet, kalaupun tidak tahu jalan bisa tanya warga dan langsung diantar (ramahnya Indonesia ^_^). Tapi sebaiknya pakai kendaraan pribadi, baik sepeda, motor, mobil, bus, ataupun truk, semua bisa lewat karena tidak ada angkot disini.

Nah, selesai sudah petualangan dalam sehari. Menuju petualangan berikutnya, ternyata teman- teman berencana ke Lawu dan Karimunjawa, tapi biasanya saya gagal ikut karena urusan kampus. (Help….kapan bisa bebas dari kampus…!?).

Catatan: karena tidak bisa membawa kamera sambil main- main air, maka foto- foto diatas pinjam dari blog sebelah.

Advertisements

3 Responses to "Pesona Wisata Negeri Karst"

Emang udah pernah susur goanya?

eits jangan salah ya, saya udah dua kali susur goa yang ada air2nya dan sekali rafting… jangan dikira pakai rok tidak bisa susur goa atau rafting…(serba bisa gt loh)

sekedar info:bagi rekan yg ingin cave tubing and river oya. bisa hub saya di: 085228339966/087738347366. saya pandu perjlnan anda/nfo rute jln ke obyek(sekreariat) ntk kelancaran perjlnan smpai 7an.gatiss tnp beaya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 17 other followers

Categories

Blog Stats

  • 12,032 hits
%d bloggers like this: