Menulis Bebas

Counting Sheep

Posted on: October 28, 2014

Bayangkan domba berbulu putih itu melompati pagar satu per satu hingga hitungan keseribu, sampai kamu tertidur. Dalam beberapa budaya, counting sheep menjadi metode yang telah lama disarankan untuk menidurkan diri sendiri. Memang belum ada penjelasan ilmiah mengenai efek menghitung domba untuk membantu seseorang mengatasi sulit tidur. Penjelasan yang mungkin adalah menghitung domba membuat seseorang melakukan aktivitas yang monoton, hingga bosan dan mengantuk.

Sederhana, Berulang, dan Membosankan

Apa yang terjadi jika counting sheep ini terjadi dalam hidup? Saya tidak bisa membayangkan bagaimana seseorang bisa berada pada aktivitas yang itu- itu saja tiap harinya: sederhana, berulang dan membosankan. Yang terjadi selanjutnya setelah aktivitas counting sheep ini tentu saja, tertidur. Banyak sekali orang terjebak pada aktivitas counting sheep ini. Bangun pagi, sarapan, bekerja, pulang kerja, gajian, begitu sepanjang hidup. Tidak ada yang salah dengan pilihan ini. Tapi apakah dalam usia singkat seseorang hanya puas dengan lahir-hidup-mati tanpa melakukan apa- apa dan bukan siapa- siapa?

Life is a Promise, Fulfill It

Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik (Q.S. Ali Imran 110).

Hidup adalah janji, bukankah demikian sebelum manusia dilahirkan? Sebagai apa dan akan bagaimana, tentu Q.S. Ali Imran 110 diatas bisa memberikan gambaran. Lalu, masih bisakah kita menjadi yang biasa- biasa saja, masih saja melakukan hal- hal sederhana yang tidak ada efeknya bagi kehidupan, dan masih seperti itu- itu saja hingga pemakaman tiba.

Dalam bukunya “Seven Habits of Highly Effective People” pada bab Merujuk pada Tujuan Akhir,  Stephen Covey memberikan gambaran bagaimana jika kita mati, akan dikenang sebagai apa. Hidup perlu direncanakan, merujuk pada tujuan akhir hidup kita. Tentu tidak hanya sebatas hidup sebatas usia, melainkan hidup setelah kehidupan itu sendiri, hidup yang lebih kekal. Artinya dalam setiap langkah hidup perlu direncanakan, setiap harinya haruslah menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.

Strategi Berbeda

 “Nobody can go back and start a new beginning, but anyone can start today and make a new ending”.

Dalam buku 101 Creative Notes, Yoris Sebastian menuliskan bahwa rutinitas adalah salah satu penghambat kreativitas, yang artinya akan sulit untuk berkembang. Pada dasarnya kreativitas adalah sesuatu yang berbeda, baru, dan beragam. Bagaimana bisa melakukan hal berbeda jika setiap hari melakukan rutinitas yang sama? Bagaimana bisa membuat perubahan kalau tidak pernah melakukan apa- apa? Yoris Sebastian menuliskan dalam notesnya, secara simpel menjadi kreatif adalah dengan mengubah rutinitas. Di halaman lain Yoris menyarankan untuk analyze something. Sesuatu yang sederhana meski tidak berguna, seperti pertanyaan mengapa Coca Cola membuat kemasan kaleng dalam bentuk botol? Dengan terbiasa berfikir dan menganalisis, kita jadi lebih peka dan lebih mudah untuk menciptakan sesuatu yang baru.

Seseorang menjadi besar dan menjadi changemaker karena dia mau berubah sekalipun itu dirasa tak mungkin. Sejarah mencatat, seorang pria yang dilahirkan biasa- biasa saja dan cenderung bermasalah dalam hidupnya, terlibat aksi kriminal hingga akhirnya di penjara. Sampai akhirnya ia berubah dengan aktivitas barunya semasa di dalam penjara. Ia habiskan hari- harinya dengan membaca, hingga akhirnya menjadi Malcolm X yang kita kenal saat ini.

Di masa kehidupan global seperti sekarang ini, seseorang dituntut untuk mampu berubah sebagai bentuk adaptasi dengan kondisi terkini. Banyak orang terpuruk, yang hanya berhasil mengatasinya dengan berubah. Mengubah kebiasaan lamanya menjadi kebiasaan baru, menemukan ide baru untuk menyusun kembali peta hidup. Berubah, adalah kebutuhan untuk membuat perbaikan dan mengatasi tantangan yang diberikan oleh hidup. Tak seorangpun dapat mengubah dirinya, apalagi mengubah kehidupan jika masih saja melakukan sesuatu yang sama sepanjang hidupnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 17 other followers

Categories

Blog Stats

  • 12,065 hits
%d bloggers like this: