Menulis Bebas

Mengawali 2017

Posted on: January 12, 2017

Alhamdulillah bisa kembali lagi menulis disini. Sekian lama merasakan keengganan melakukan sesuatu, lebih suka kesunyian tanpa harus berhubungan dengan dunia luar. Well, sebenarnya berlebihan sih 😀 Akibat dari skripsi yang meminta perhatian lebih dan nggak mau disambi- sambi. Perjuangan panjang yang berdarah- darah akhirnya membuahkan hasil selesainya satu fase dalam hidup. Dan pada akhirnya di tahun 2017 ini saya bisa memulai peran baru, bukan sebagai mahasiswa lagi.

Katanya pasca kampus itu lebih sulit daripada masa kuliah. Iya, ada benarnya juga. Saya merasakannya sebagai manusia yang termasuk golongan umum. Takut melangkah. Takut gagal mendapatkan peran di duni pasca kampus. Beberapa teman memulai dengan membuat usaha sendiri atau yang mengembangkan usaha yang ditekuni sejak kuliah. Beberapa teman perempuan menikah, tentu saja saya bukan termasuk golongan ini. Lebih banyak lagi yang bergabung dengan sektor swasta. Namun ada juga yang masih belum menambatkan diri karena belum menemukan tempat yang sesuai keinginannya, atau kesempatan belum datang padanya. Saya mengalami masa tunggu juga. Agak menyesakkan. Tapi memang harus segera sadar bahwa tidak setiap hal sesuai dengan rencana. Sedih sih, memiliki status pengangguran. Tapi pengangguran, entah kenapa ada kata itu di dunia ini. Mengutip dari wikipedia pengangguran atau tuna karya adalah istilah untuk orang yang tidak bekerja sama sekali, sedang mencari kerja, bekerja kurang dari dua hari selama seminggu, atau seseorang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan yang layak. Mengikuti pengertian itu, orang kadang jadi merasa kecil saat belum meliliki pekerjaan yang dia mendapatkan gaji darinya dengan nominal yang diharapkannya. Tidak mau memberikan kesempatan- kesempatan lain masuk, lalu merasa gagal karenanya.

Bekerja, satu kata kerja ini memiliki makna yang berbeda- beda bagi setiap orang. Bekerja itu gaji, ada. Bekerja itu kegiatan yang disukai, ada. Bekerja itu ya bekerja itu sendiri, ada. Jika tidak bahagia dengan pengertian pertama, tinggal ganti niat ke pengertian kedua. Hahaha…ya intinya mana yang bisa membuat lebih bahagia dan lebih produktif. Pun dengan saya, setelah melalui proses yang berliku, di awal 2017 ini akhirnya saya menambatkan diri dan hati pada Badan Ketahanan Pangan, especially di Jogja Benih. Yang meskipun bukan sesuatu yang istimewa, tapi saya bersyukur dengan segala kebaikan di tempat kerja baru ini. Alasan saya sederhana, saya ingin bisa berkontribusi sesuai dengan bidang yang saya kuasai. Dan inilah bagaimana saya memulai tahun 2017.

Advertisements
Tags: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 17 other followers

Categories

Blog Stats

  • 12,462 hits
%d bloggers like this: